Kebakaran terjadi di lingkungan Masjid Iqra Kota Maba, Halmahera Timur. Dua mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api dibantu oleh warga sekitar.
Informasi yang dirangkum Opsimu dari warga setempat menyebutkan, kebakaran terjadi sekira 13.45 WIT, ahad dini hari dilokasi bekas kebun percontohan Masjid Raya Iqra Kota Maba.
Insiden kebakaran terjadi begitu cepat pada hamparan rerumputan alang-alang. Kobaran api lalu menyebar luas hingga menghanguskan satu gedung bantuan Kesra Provinsi Maluku Utara.
Amatan dillokasi kejadian bahwa, petugas pemadam kebakaran yang dibantu oleh warga tidak bisa menyelamatkan gedung dari amukan api yang terus meluas. Untungnya, kobaran api bisa dipadamkan walaupun sedikit mengalami kesulitan.
Kepala SatpolPP Halmahera Timur Abadi Dauda mengatakan, mereka belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran dimaksud. Abadi mengaku baru mengetahui setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Kami langsung mengerakan mobil pemadam ke lokasi. Tapi api lebih dulu menyebar luas dan satu gedung tidak bisa diselamatkan,” kata Abadi saat dikonfirmasi Opsimu di lokasi kebakaran.
Abadi menyatakan, petugas pemadam sempat mengalami sedikit kesulitas saat mengambil air dengan jarak yang sedikit jauh dari lokasi kebakaran. Itu sebab, setelah kembali ke lokasi kebakaran, kobaran api semakin meluas.
“Tempat pengambilan air juga menjadi kendala karena memakan waktu. Kedua termasuk mobil pemadam yang punya kapasitas tangki penampung air yang masih dalam jumlah sedikit,” jelasnya.
Petugas pemadam dan warga mampu memadamkan kobaran api. Tak lama kemudian, mobil pemadam milik PT Nusa Karya Arindo dikerakan untuk membantu memadamkan api. Untungnya api tidak menyebar sampai ke permukiman warga disekitar.
Abadi menghimbau kepada warga agar tidak melakukan pembakaran terbuka, berupa pembakaran sampa maupun rumput. Termasuk tidak membuang puntung rokok sembarang. Ikhtiar dimaksud untuk mencegah potensi kebakaran pada musim kemarau.
“Dalam kondisi suhu panas yang tinggi ini kami minta kepada masyarakat untuk menghindari jangan sembarang membakar baik di kebun maupun di sekitar rumah-rumah warga,” imbunya. **

Tinggalkan Balasan