Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Arif Budiman merancang tujuh program utamanya yang menjadi prioritas. Program yang dirancang disebut menjadi arah tugas kepolisian di Maluku Utara.
Arif mengatakan, tujuh program tersebut tidak hanya menempatkan posisi anggota Polri pada penguatan keamanan dan ketertiban maupun penegakan hukum, tapi menjadikan Polri sebagai bagian dari solusi atas persoalan masyarakat.
Arif menyatakan, Polri punya peran strategis untuk menjaga keamanan wilayah kepulauan, menciptakan iklim investasi yang kondusif, membangun desa, memanfaatkan teknologi digital, melindungi generasi muda, meningkatkan kualitas pelayanan hingga memperkuat kedekatan polisi dengan masyarakat.
“Kehadiran program-program tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan Polri yang Prediktif, Responsibilitas, Transparansi dan Berkeadilan, sekaligus membangun kepercayaan publik melalui kerja nyata dan pelayanan yang semakin profesional,” katanya, Senin, 10 Agustus.
Tujuh program yang dirancang adalah, pertama, Kie Raha Aman, menghadirkan keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah kepulauan melalui patroli, sinergi antarinstansi, serta partisipasi aktif masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.
Kedua, Investasi Aman Maluku Utara, ini guna menciptakan iklim investasi yang aman, kondusif dan berkelanjutan sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah. Ketiga, Desa Binaan Presisi, ini tujuanya memperkuat kemitraan antara Polri, Pemerintah Desa dan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan Desa yang aman, mandiri dan tangguh.
Keempat, Polisi Digital Maluku Utara untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital guna menghadirkan pelayanan kepolisian yang modern, cepat, transparan dan mudah diakses masyarakat. Kelima, Generasi Emas Kie Raha dan Bebas Narkoba, tujuanya membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, berprestasi serta bebas dari penyalahgunaan narkoba sebagai bekal menuju Indonesia Emas 2045.
Keenam, Polri Melayani dengan Hati, menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, cepat, transparan dan berintegritas dengan mengedepankan empati serta kepuasan masyarakat. Ketujuh, Satu Hari Bersama Masyarakat, menghadirkan Kepolisian yang semakin dekat dengan masyarakat melalui komunikasi langsung, penyelesaian berbagai persoalan, serta penguatan kemitraan demi terciptanya kepercayaan publik.
“Ketujuh program tersebut menjadi satu kesatuan dalam memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga pada upaya membangun keamanan, memberikan pelayanan terbaik dan memperkuat kemitraan bersama masyarakat,” jelasnya.
Arif menjelaskan, tujuh program prioritas merupakan komitmen nyata dalam menghadirkan Polri yang prediktif, responsibilitas, transparansi dan berkeadilan, sekaligus menjadi mitra masyarakat dalam menjaga keamanan, mendorong pembangunan dan mewujudkan Maluku Utara yang aman, rukun dan sejahtera.
“Mari moi, baku jaga bumi Kie raha aman, rukun dan sejahtera. Polda Maluku Utara terus mendorong hadirnya sosok Polri yang semakin dekat dengan masyarakat, mampu merespons kebutuhan masyarakat dan memberikan pelayanan secara profesional, sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai bagian dari upaya bersama membangun Maluku Utara yang aman, rukun dan sejahtera,” ucapnya. ***

Tinggalkan Balasan