Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Sofifi, berlangsung dengan khidmat dipimpin langsung oleh Gubernur Provinsi Maluku Utara, Sherly Tjoanda, selaku inspektur upacara.
Dalam momentum bersejarah ini, Sherly menyampaikan refleksi mendalam bahwa kemerdekaan sejati melampaui sekadar upacara bendera dan kemeriahan perlombaan.
Bagi Sherly, hal yang jauh lebih krusial adalah bagaimana kemerdekaan tersebut mampu memakmurkan kehidupan masyarakat, serta menciptakan rasa aman, stabilitas, dan keadilan di seluruh pelosok negeri.
“Harapannya di HUT RI ini Indonesia semakin makmur warganya. Kondisi ekonomi, keamanan aman, stabil, dan ada keadilan di seluruh pelosok Indonesia,” kata Sherly, Senin, 17 Agustus.
Sherly juga menyoroti pentingnya menyikapi keberagaman dengan bijak. Ia mengemukakan, perbedaan merupakan hal yang biasa di Indonesia, namun perbedaan seharusnya disikapi sebagai kekuatan untuk saling melengkapi, bukan justru menjadi alasan untuk saling berhadapan atau bermusuhan.
Hal ini, menurut Sherly, selaras dengan pesan penting dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengenai hakikat persatuan bangsa.
“Sesuai dengan pesan Pak Presiden, bahwa kita ini tinggal di rumah besar Bhinneka Tunggal Ika. Berbeda-beda, beda bahasa, suku, warna kulit, agama, tapi kita semua adalah saudara dan satu tanah air, satu bahasa, dan NKRI,” tegas Sherly
Sherly mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif mengambil peran dalam menjaga rumah besar Indonesia agar tetap aman dan nyaman.
Ia menegaskan bahwa menjaga persatuan dan keharmonisan bukan hanya menjadi tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh warga negara
“Tugas kita menjaga keamanan, keharmonisan, kedamaian yang ada di rumah besar Bhinneka Tunggal Ika Republik Indonesia ini,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan