Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub menjadi inspektur upacara memperingati detik-detik proklamasi HUT RI ke 81 di Pendopo Ngaku Rerasai, Kota Maba, Senin pagi, 17 Agustus.
Ubaid mengatakan, peringatakan HUT RI untuk mengibarkan sang pusaka ditiang bendera sebagai simbol perjuangan para pendahulu. Ini sebagai dorongan untuk terus membangun daerah dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Ubaid menyatakan, peringatan 17 Agustus tidak boleh hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan. Tapi harus menjadi pengingat untuk kembali menguatkan semangat juang dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pembangunan.
“Makna yang diambil dalam setiap peringatan 17 Agustus adalah lebih mengukuhkan semangat juang, termasuk saya dan Pak Wakil sebagai pemimpin daerah ini, bagaimana mewarisi nilai dan semangat juang para pendahulu,” ucapnya.
Ubaid mengemukakakn, pejuang kemerdekaan mampu memulai perjuangan dalam kondisi serba terbatas hingga akhirnya melahirkan kemerdekaan yang dapat dirasakan masyarakat hingga saat ini.
Semangat tersebut, kata lanjut Ubaid, harus menjadi motivasi bagi dirinya bersama Wakil Bupati untuk terus melanjutkan pembangunan dan menjawab kebutuhan masyarakat.
“Dari perjuangan mereka bisa melahirkan apa yang kita rasakan hari ini. Tentu semangat itu jadi PR bagi saya dan Pak Wakil,” ujarnya.
Ubaid mengemukakan, masih banyak kebutuhan masyarakat yang belum sepenuhnya dapat dipenuhi. Namun, pemerintah daerah akan terus berupaya merealisasikan visi misi sesuai dengan kemampuan fiskal daerah.
“Dalam sisa pemerintahan kami tiga tahun, mungkin saja tidak sepenuhnya dan tidak seluruhnya apa yang menjadi kebutuhan itu kami penuhi. Tapi paling tidak, apa yang menjadi visi-misi sedikit banyak bisa terus kami laksanakan,” katanya.
Ia menegaskan, kemampuan pemerintah daerah dalam merealisasikan berbagai program pembangunan sangat bergantung pada kondisi fiskal yang tersedia. Sementara fiskal daerah pada 2026 tidak berada dalam kondisi ideal. Karena itu, ia berharap kondisi keuangan daerah pada tahun-tahun mendatang dapat kembali membaik dan stabil.
“2026 ada kondisi fiskal yang tidak terlalu baik, tidak terlalu bagus. Mudah-mudahan tahun-tahun selanjutnya fiskal daerah juga sudah bisa aman dan stabil, sehingga apa yang sudah direncanakan dapat berjalan dengan baik demi kepetingan masyarakat Halmahera Timur,” pungkasnya.
Ubaid menyampaikan apresiasi kepada 40 anggota pasukan pengibar bendera, pelatih dan pembina yang telah menjalankan tugas pengibaran bendera dengan baik.
“Atas nama pemerintah daerah Halmahera Timur, saya dan Pak Wakil menyampaikan apresiasi kepada Paskibra, pelatih dan pembina yang telah melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai petugas pengibar bendera HUT RI ke-81 tingkat Kabupaten Halmahera Timur dengan baik,” ujar Ubaid.
“Terima kasih juga kepada seluruh masyarakat Halmahera Timur atas partisipasi, support dan dukungannya. Hampir semua desa dapat menindaklanjuti edaran pemerintah daerah untuk melakukan kebersihan lingkungan, menaikkan bendera, umbul-umbul dan seterusnya,” sambungnya. **

Tinggalkan Balasan