Dinas Pemuda dan Olahraga Halmahera Timur mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,3 miliar untuk pekerjaan rehabilitasi lapangan sepak bola Stadion Kota Maba. Anggaran perbaikan lapangan tersebut dialokasikan melalui APBD Induk 2026.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Niksen Malicang mengatakan, nominal biaya yang dialokasikan Rp1,3 miliar tersebut sudah dicairkan 30 persen sebagai uang muka untuk membiayai pekerjaan awal bukaan timbunan lama.
“Proses pencairanya baru 30 persen, nanti progres pekerjaan sudah di atas 70 persen baru dicairkan lagi. Sementara pekerjaannya sudah berjalan sesuai yang ada dilapangan,” kata Niksen Kamis, 24 September.
Pengerjaan lapangan Stadion Kota Maba ini dikerjakan oleh CV Wijaya Saka Sejati selaku pihak rekanan pemenang tender. Pekerjaan meliputi pembongkaran lapangan sedalam 40 centimeter.
Landasan lapangan dibongkar total untuk memperbaiki sistem konstruksi material timbunan berlapis mengunakan kombinasi material krikil, pasir dan tanah. Termasuk menatah kembali sistem drainase keliling sepanjang tepi lapangan.
Niksen menyatakan, sistem drainase dirancang baru dilengkapi dengan sumur resapan supaya berfungsi menyerap genangan air hujan. Sistem pengendali air dibangun agar lapangan tidak lagi tergenangi air walaupun hujan dalam skala tinggi.
“Nanti dipasang pipa aspiran dan dibuat sumur resapan dibagian landasan bawah lapangan, termasuk got keliling. Bagian atas nanti dilapisi tanah untuk penanaman rumput, karena pekerjaan baru sampai situ,” jelasnya.
Menurutnya, pengadaan rumput lapangan direncanakan mengunakan rumput berstandar nasional yang baru direncanakan dianggarkan pada 2027. Tapi setelah konstruksi landasan dan sistem drainase semuanya selesai dikerjakan.
“Proses berikutnya direncanakan pakai rumput sintetis, anggaran yang sekarang tidak termasuk pengadaan rumput. Nanti kami rencanakan di 2027 seningga pekerjaan clir,” ucapnya.
Niksen mengemukakan, konsep keseluruhan lapangan dirancang menyerupai Gelora Kieraha bekas kandang Malut United.
Renovasi tersebut lanjut Niksen dikerjakan sesuai target supaya Pekan Olahraga Pelajar Daerah 2030 sudah bisa merumput di Halmahera Timur selaku tuan rumah.
Untuk pembangunan tribun direncanakan pada 2027. Yang pasti kata Niksen, tribun lama sebela barat akan direnovasi tapi butuh proses karena tidak bisa dikerjakan sekaligus. Termasuk karpet merah juga akan diperbaiki dalam tahap berikut.
“Torang target karena di 2030 itu akan nanti kami tuan rumah Popda makanya kami target 2028 atau 2029 sudah mulai selesai. Karena pekerjaan ini untuk menunjang ivent Popda 2030,” ujarnya.**


Tinggalkan Balasan